oleh: Soemino Eko Saputro (Mantan Dirjen Perkeretaapian Dephub)

Sejarah perkeretaapian Indonesia tak terlepas dari masa penjajahan Belanda. Belanda, selain meninggalkan luka sejarah penindasan, juga meninggalkan hal-hal yang berguna bagi bangsa ini, salah satu di antaranya adalah Kereta Api Indonesia.

Pembangunan jalan kereta api (KA) di Indonesia dimulai dari desa Kemijen menuju desa Tanggung sepanjang 26 Km) dengan lebar sepur 1435 mm. Pencangkulan pertama dilakukan oleh Gubernur Jenderal Hindia Belanda, Mr LAJ Baron Sloet van den Beele, Jumat 17 Juni 1864. Jalan kereta api ini mulai dioperasikan untuk umum Sabtu, 10 Agustus 1867.

(lebih…)

UNGARAN, SABTU – Sebanyak 250 orang pecinta kereta api mengecat lokomotif uap di Museum Kereta Api Ambarawa, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (5/7).

Orang-orang itu tergabung dalam Gerakan Peduli dan Cinta Kereta Api (Genta-KA). Mereka berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

Kegiatan mereka tersebut dibuka oleh Kepala Subdirektorat Pengembangan Jaringan Perkeretaapian Direktorat Lalu Lintas dan KA Direktorat Jenderal (Ditjen) Perkeretaapian, Adi Hidriyono Sudarsono. Ia mewakili Sekretaris Ditjen Perkeretaapian Departemen Perhubungan, Nugroho Indrio. (lebih…)

Rabu, 04 Juli 2007

Departemen Perhubungan akan mengumumkan hasil prakualifikasi (PQ) konsultan teknik proyek mass rapid transit (MRT) jalur Lebak Bulus-Dukuh Atas Jakarta pada bulan Juli.

Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api Ditjen Perkeretaapian Departemen Perhubungan Sugiadi Waluyo mengatakan pengumunan itu merupakan hasil seleksi terhadap tiga perusahaan konsorsium konsultan dari Jepang dan Indonesia.

“Hasil seleksi dari tim lelang itu akan kami kirimkan kepada JBIC [Japan Bank for International Cooperation] untuk disetujui,” ujarnya baru-baru ini.

Saat ini, menurut dia, pihaknya tinggal menyelesaikan evaluasi terhadap tiga perusahaan konsultan yang tergabung dalam konsorsium Nippon Koei, Pacific Consultants International (PCI), dan Katahira & Engineers International.

Ketiga perusahaan tersebut, papar Sugiadi, juga menggandeng perusahaan lokal agar lolos menjadi konsultan layanan teknik MRT sesuai yang disyaratkan dalam perjanjian pinjaman antara Indonesia dan Jepang. (lebih…)

BERITA JATENG

06-Juli-2008 16:46
Genta cat lokomotif tua di Museum Ambarawa
Sekitar 250 pecinta kereta api yang tergabung dalam Komunitas Pecinta Kereta Api (Kompak) dan Gerakan Peduli & Cinta Kereta Api (Genta) berkumpul di Museum Kereta Api Ambarawa, Kabupaten Semarang, Sabtu (5/7). Mereka jauh-jauh datang dari Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Solo, dan Semarang ke museum tersebut untuk satu tujuan, yakni mengecat lokomotif tua yang usianya rata-rata hampir seabad.

Beberapa kaleng cat hitam dan kuas disiapkan panitia untuk diberikan kepada peserta. Setelah acara dibuka, para peserta pun langsung menyerbu beberapa koleksi lokomotif dari total 21 koleksi yang ada. Peserta acara mengecat bersama ini tidak hanya dari kalangan orang dewasa saja, namun banyak juga anak-anak usia sekolah dasar ikut serta. (lebih…)

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.